Peluang Kerja di Australia

Australia adalah negara yang perekonomiannya kuat dan makmur. Bahkan sempat berprestasi sebagai satu-satunya negara maju yang memiliki pertumbuhan ekonomi positif dibandingkan negara-negara maju lainnya selama krisis ekonomi di Amerika Utara dan Eropa yang baru saja berlalu. Setelah sempat terdepresiasi hingga kisaran 30% terhadap US Dollar di bulan September 2008, mata uang Australia Dollar hanya membutuhkan waktu 6 bulan untuk kembali ke posisi seperti semula.

Setiap tahun Australia membutuhkan tenaga intelektual yang memiliki keahlian (skilled migrant) untuk mengisi kekosongan tenaga kerja professional, karena diperkirakan +/- 30.000 pekerja professional warga Australia sendiri yang pergi bekerja ke luar Australia setiap tahunnya. Oleh karena itu, kebutuhan tenaga kerja professional ini menjadi peluang terutama bagi professional workers dari benua Asia untuk bekerja di Australia. Dengan tingkat angka pengangguran yang ada di kisaran rata-rata 5% (bandingkan dengan Indonesia yang sekitar 10-11%), peluang untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahlian anda adalah sangat besar.
 

 
Australia adalah negara yang sangat luas dengan hanya berpenduduk 22,3 juta jiwa (2010 estimate). Total wilayah Australia sendiri adalah 4 kali luas wilayah Indonesia yang berpenduduk 230 juta jiwa. Sebagai tambahan ilustrasi, negara bagian South Australia saja dengan penduduk 1,622 juta jiwa (2009) memiliki luas wilayah 3 kali negara Germany atau bahkan 32 kali luas propinsi Jawa Tengah!

Dari ratusan jenis visa, ada 4 visa yang paling populer yang bisa digunakan untuk tinggal dan bekerja di Australia:

  • Student Visa. Anda disarankan memilih bidang studi yang lulusannya sangat dibutuhkan dan tercantum dalam daftar resmi dari profesi-profesi yang dibutuhkan oleh pemerintah Australia (Skill Occupation List – SOL). Daftar ini setiap tahun diupdate oleh pemerintah Australia. Dengan strategi tersebut, peluang Anda akan lebih besar untuk bisa mengajukan PR dibandingkan bila keahlian yang Anda peroleh tidak ada dalam daftar tersebut. Sebagai pelajar, Anda akan memperoleh izin kerja selama 20 jam perminggu. Kemudian pada saat liburan sekolah Anda bahkan bisa bekerja for unlimited time.
  • Permanent Resident (PR) Visa. Option yang paling populer adalah dengan mengajukan permohonan visa GSM (General Skilled Migration). Anda tidak perlu mengikuti pendidikan di Australia, cukup dengan pendidikan dan pengalaman kerja di Indonesia berikut syarat-syarat lainnya Anda dapat mengajukan visa ini. Keuntungan menjadi PR, Anda bisa bekerja tanpa batas waktu dan gaji sesuai standar umum, Anda juga mendapat tunjangan dari pemerintah Australia seperti tunjangan pengobatan, kelahiran anak, perawatan anak, pendidikan, pensiun dan lain-lain.
  • Business Visa. Apabila Anda memiliki sejumlah asset yang dapat memenuhi syarat, Anda bisa mengajukan business visa. Pada dasarnya dengan visa ini Anda diberikan kesempatan untuk bisa bekerja menjalankan usaha di Australia. Setelah 2 tahun, apabila Anda bisa membuktikan bahwa bisnis Anda berhasil memenuhi kriteria dari pihak imigrasi, Anda akan diberikan kesempatan untuk mengajukan permohonan Permanent Resident.
  • Employer Sponsor Visa. Skenarionya antara lain, apabila ada perusahaan Australia yang membutuhkan keahlian Anda, maka mereka bisa mengajukan diri sebagai sponsor Anda. Kemungkinan lainnya adalah semisal Anda melakukan studi di Australia namun program studi Anda tidak memenuhi syarat untuk mendaftar program GSM, maka Anda bisa berusaha mendapatkan pekerjaan full time yang mana perusahaan tersebut juga mau mensponsori Anda sebagai pegawai mereka. Setelah bekerja selama 2 tahun, Anda bisa mengajukan permohonan Permanent Resident.

Dari 4 visa di atas, masih ada varian-varian lain misalnya Business Visa yang mendapat sponsor dari negara bagian. Oleh sebab itu disinilah pentingnya peran migration agent yang lebih menguasai informasi secara comprehensive sehingga Anda tidak salah langkah.

Untuk mengetahui standar gaji sesuai dengan profesi Anda bila bekerja di Australia, bisa dibaca di link-link berikut:

Hays Salary Survey & Guide 2009

Salary Survey Australia

Kami tambahkan juga disini, bahwa apabila Anda tidak mempunyai kemampuan khusus seperti yang tercantum dalam SOL, apalagi Anda hanya lulusan SMA di Indonesia (walaupun misalnya IELTS score Anda 9.0), bisa dipastikan Anda tidak mempunyai peluang sama sekali untuk mengajukan ijin kerja dan tinggal di Australia. Agar Anda bisa berpeluang, Anda harus menempuh pendidikan terlebih dahulu di Australia minimal 2 tahun dengan mengambil program studi sesuai dengan prioritas yang ada dalam SOL.

Apabila ada pihak-pihak di Indonesia yang menawarkan peluang kerja yang tidak membutuhkan ketrampilan khusus atau menjanjikan Anda untuk mendapat pelatihan kerja sebelum atau sesudah berangkat ke Australia dengan hanya syarat memiliki latar belakang pendidikan SMA, dapat dipastikan tawaran itu adalah penipuan belaka.

Mungkin berita ini bisa menjadi gambaran bagi Anda: beberapa waktu lalu para pengusaha perkebunan lokal mengeluhkan kekurangan tenaga kerja di perkebunan mereka (terutama perkebunan orange). Biasanya pasokan tenaga kerja didapat dari para backpacker atau student yang menjalani pendidikan di sini. Para pengusaha itu berharap pemerintah mengijinkan pengusaha lokal untuk memperoleh tenaga kerja temporer selama musim panen dari negara-negara Pacific yaitu negara-negara kepulauan kecil yang berada di sekitar Australia yang juga sesama anggota Persemakmuran Inggris. Tenaga kerja dari daerah-daerah itu juga terkenal pekerja keras dan yang lebih penting lagi bahwa mereka umumnya menguasai bahasa Inggris dengan baik.

Walaupun demikian, pemerintah federal di bawah PM Howard tetap bersikukuh menyatakan bahwa kebijakan atau peraturan yang menyangkut peluang kerja bagi tenaga kerja asing low-skilled tidak akan dirubah alias tidak ada ijin untuk bekerja di Australia bagi tenaga kerja level tersebut.

Berikut kutipan dari “A seasonal guest-worker program for Australia?” (Adrienne Millbank, 2006) yang menegaskan hal tersebut:

“Calls have intensified in recent years for Australia to introduce a seasonal guest-worker program of unskilled or low-skilled workers from the Pacific region. A proposal to introduce such a program was considered by the government in the context of the 2005–06 immigration program, and rejected. The government, in its white paper on Australia’s aid program, released on 26 April 2006, has rejected the White Paper Core Group’s proposal to consider a guest-worker program for the Pacific. The white paper states: ‘Australia’s current policies on migration in this regard will not change’…”

“Seruan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir bagi Australia untuk memperkenalkan program pekerja-tamu musiman untuk pekerja tidak terampil atau pekerja dengan keterampilan rendah dari kawasan Pasifik. Proposal untuk memperkenalkan program seperti itu dipertimbangkan oleh pemerintah dalam konteks program imigrasi 2005-06 dan ditolak. Pemerintah, dalam dokumen kerja mengenai program bantuan Australia, dirilis pada tanggal 26 April 2006, telah menolak proposal dari Core Group untuk mempertimbangkan program pekerja-tamu musiman untuk Pasifik. Dokumen tersebut menyatakan:.. “Saat ini kebijakan Australia mengenai migrasi dalam hal ini tidak akan berubah’…”

Untuk informasi lebih jauh mengenai skilled migration silahkan mengirimkan pertanyaan Anda melalui halaman Contact Us.

 

Comments
  1. wijanarto wisnu murti amd
    • MJEDUCATION mje.co.id
      • Sambuaga
  2. widi
    • MJEDUCATION mje.co.id
  3. heru
  4. hiiiiiiiii
    • MJEDUCATION mje.co.id
  5. lukman
  6. Anton
  7. ifa
  8. Hungry Jack
  9. amar makruf
    • MJEDUCATION mje.co.id
  10. puteri
    • MJEDUCATION mje.co.id
  11. iwan
    • MJEDUCATION mje.co.id
      • iwan
        • MJEDUCATION mje.co.id
  12. hiz
    • MJEDUCATION mje.co.id
  13. if
    • MJEDUCATION mje.co.id
  14. anis farida
    • MJEDUCATION mje.co.id
  15. heri
    • MJEDUCATION mje.co.id
  16. Lily
    • MJEDUCATION mje.co.id
  17. Rizky Akbar
    • MJEDUCATION mje.co.id
  18. YUSHARDI
    • MJEDUCATION mje.co.id
    • Iskandar
  19. adi satria
    • MJEDUCATION mje.co.id
  20. iqbal
    • MJEDUCATION mje.co.id
  21. edhy ikom
    • MJEDUCATION mje.co.id
  22. Rino
  23. Rino
    • MJEDUCATION mj education
  24. Agung
    • MJEDUCATION MJ Education
      • Agung
      • Agung
  25. andry
  26. Cecep Danika Sopyan
  27. edhy ikom
    • MJEDUCATION MJ Education Team
  28. misano
  29. titi wahyu utamai
    • MJEDUCATION MJ Education Team
  30. Jefry
    • MJEDUCATION MJ Education Team
  31. sameer
  32. indah
  33. Ari Widayanti
  34. erikson nainggolan
  35. muhammad rizki
  36. Masnilam
  37. pippin
  38. pippin
  39. Andraeswari
  40. Agus
  41. Agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*